Logo
Print this page

LPKMR Yayasan Al Kahfi Cirebon Menyelenggarakan Training Kecerdasan dan Moral Remaja

ESA Training Yayasan Al Kahfi di Kota Cirebon ESA Training Yayasan Al Kahfi di Kota Cirebon

Yayasan Al Kahfi terus konsisten dengan usaha membangun generasi muda yang unggul dan berkarakter sejalan dengan pendidikan nasional, yang kali ini di Kota Cirebon.

Cirebon - Lembaga Pembinaan Kecerdasan dan Moral Remaja (LPKMR) Yayasan Al Kahfi Cirebon bekerjasama dengan Hima Keperawatan POLTEKKES Kemenkes Tasikmalaya Wilayah Cirebon menyelenggarakan training remaja dengan mengundang Perwakilan dari seluruh SMA Negeri di Kota Cirebon pada 14 dan 21 Oktober 2012. Sesuai dengan tajuknya, acara yang dinamakan ESA Training ini bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan dan moral remaja di Cirebon.

 Pembukaan ESA Training
 Ketua MUI Cirebon dan Kaprodi Poltekes
 Peserta dan Trainer ESA

Acara yang dibuka Ketua Umum MUI Kota Cirebon Drs. KH. Sholihin Uzer ini tak kurang dihadiri 70 peserta. Hadir pula Ketua Prodi Ilmu Keperawatan Badriah, S.S.T. M.P.H. Dalam sambutannya Ketua MUI Drs. KH. Sholihin Uzer menyampaikan betapa pentingnya pendidikan akhlaq di lingkungan remaja. Beliau menegaskan bahwa manusia diciptakan dengan dibekali akal dan nafsu, malaikat diciptakan hanya dibekali akal saja, sementara hewan hanya dibekali nafsu dan insting. Pesan beliau, jangan sampai akal dikendalikan oleh nafsu, tetapi nafsu yang seharusnya dikendalikan oleh akal. Kecerdasan akal yang diiringi dengan kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual yang baik akan mengarahkan kecerdasan akal yang tidak dikendalikan nafsu. Dalam penutupnya, beliau berharap kegiatan seperti ESA Training lebih banyak untuk mengawal pembentukan kecerdasan emosional dan spiritual sehingga melahirkan remaja yang mencintai nilai agama sebagai pijakan pembentukan karakter generasi muslim.

 Nasyid dari Mahasiswa Poltekes  Suasana forum training
 Peserta dari SMAN 3 Cirebon

Hendri SB, Ketua Yayasan Al Kahfi Cirebon sendiri mengatakan, Pelaksanaan ESA Training ini dilatar belakangi oleh banyaknya fenomena kerusakan dilingkungan remaja. Akhir-akhir ini kembali marak terjadi tawuran di lingkungan pelajar, dan lebih dari 3 kali koran Cirebon memberitakan tawuran pelajar, bahkan memancing warga untuk membalas kenakalan remaja tawuran dengan merusak salah satu sekolah tempat para oknum pelajar pelaku tawuran tersebut. Selain itu pergaulan remaja yang semakin bebas dengan prilaku pacaran berlebihan juga menjadi perhatian. Kota Cirebon yang mulai bertransisi menjadi kota Metropolis yang ditandai dengan bedirinya pusat-pusat perbelanjaan, restoran dan lain sebagainya mulai menggeser budaya Cirebon yang mempunyai julukan Kota Wali. Pada bulan Ramadhan, Mall, pusat perbelanjaan, restoran, jauh lebih ramai dibanding masjid dan mushola-mushola yang seharusnya banyak diramaikan salah satunya oleh remaja. Karena itu, Hendri meandaskan Pelaksanaan ESA Training dengan tema “Membangun Kecintaan terhadap nilai religius sebagai dasar pembentukan karakter generasi unggul” diharapkan bisa membangkitkan semangat remaja muslim untuk mau mendalami pengetahuan agama.

Acara ESA Training dibuka dengan musik nasyid dari Mahasiswa Ilmu Keperawatan Poltekkes, yang kemudian dilanjutkan sambutan dari Kaprodi Ilmu Keperawatan Ibu Badriah dan Ketua Umum MUI Kota Cirebon Bpk Drs KH. Sholihin Uzer. Setelah selesai acara pembukaan, peserta masuk ke dua ruang forum training. Proses diskusi diikuti dengan antusiasme dari para peserta. Mayoritas menyatakan senang akan manfaat yang didapat dari ESA Training, dan bersemangat untuk mengikuti hari kedua training pada akhir pekan ini sekaligus mengajak kawan-kawan lainnya.

Last modified onTuesday, 13 November 2012 06:46
Rate this item
(2 votes)
Template Design © yayasanalkahfi. All rights reserved.