Seminar Antisipasi Penyebaran Paham Radikal Di Kalangan Remaja di SMKN 2 Klaten

Ketua Yayasan Al Kahfi Suwari, SH., Advocat, M.Kom.I, Menjadi Pembicara dalam Seminar Anti Radikalisme di SMKN 2 Klaten Ketua Yayasan Al Kahfi Suwari, SH., Advocat, M.Kom.I, Menjadi Pembicara dalam Seminar Anti Radikalisme di SMKN 2 Klaten

Yayasan Al Kahfi menjadi pembicara dalam seminar Anti Terorisme yang diadakan SMKN 2 Klaten pada Sabtu, 02 Maret 2013.

Kegiatan yang diikuti pelajar SMAN/SMKN se-Kabupaten Klaten serta sebagian Surakarta dan Sleman, ini merupakan bagian dari program pendidikan cerdas dan bermoral di Klaten. Sekitar 15 sekolah SMA/SMK hadir dengan total peserta lebih dari 200 orang. Maraknya pemanfaatan psikologi remaja yang labil untuk diarahkan pada gerakan radikal mendorong SMKN 2 Klaten memberi solusi konstruktif guna menangkal pengaruh radikalisme sekaligus mencetak generasi muda cerdas dan bermoral. Yayasan Al Kahfi diundang sebagai speaker dalam kapasitasnya di bidang pendidikan karakter dan moral remaja.

Seminar ini dibuka oleh Kepala Sekolah SMKN 2 Klaten, Drs Wardani Sugiyanto M.Pd serta Pembina Rohis (Kerohanian Islam) SMKN 2 Klaten, Suyono S,Pd.i. Sedangkan pembicara Rusdi Santoso, S.Ag, M.Ag sebagai pengamat perkembangan Islam, menyampaikan pandangan Islam terhadap pemikiran radikal, dan pembicara kedua Suwari SH, Advokat, M.Kom.i selaku ketua Yayasan Al Kahfi, mempresentasikan langkah-langkah antisipasi terhadap munculnya pemikiran radikal di kalangan remaja.

Peserta Seminar Anti Radikalisme
Kepala Sekolah SMK2 Klaten Wardani
Pembina Rohis SMK2 Klaten Suyono

Dalam sambutan, Wardani menyampaikan “Kegiatan Seminar ini adalah langkah kecil untuk kita para guru sebagai bagian dari pendidik bangsa untuk memperhatikan perkembangan siswa yang tidak hanya memperhatikan aspek akademis semata, namun juga moralitasnya. Mengingat remaja adalah sasaran empuk bagi paham-paham yang justru merusak diri mereka sendiri serta kehidupan damai masyarakat”. Wardani juga menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Al Kahfi, "Terima kasih Yayasan Al Kahfi yang telah menjadi partner SMKN 2 selama setahun dalam Pembinaan Moral, Kajian Islam Ilmiah, dan Seminar Anti Terorisme," pungkas Wardani.

Sedangkan pembina Rohis, Suyono, S.Pd.i menyampaikan SMKN 2 Klaten telah membuat berbagai macam sistem untuk menangkal paham radikal berkembang. “Meski hanya terbatas di lingkup sekolah, namun setidaknya cukup mampu menekan pemikiran tersebut berkembang di kalangan pelajar SMKN 2 Klaten. Oleh karenanya, diharapkan sistim dan semangat ini bisa menular di kalangan pendidik di klaten dan sekitarnya,” jelas Suyono.

Perwakilan Peserta dari Sekolah-Sekolah Se Klaten, Solo, Sleman
Ketua Al Kahfi Suwari Mendapat Cinderamata dari SMKN 2 Klaten
Pembicara (tengah) berfoto bersama pihak sekolah dan panitia

Pembicara dari Yayasan Al Kahfi, Suwari SH, Advokat, M.Kom.i, menyampaikan analisa detil munculnya pemikiran radikal di kalangan masyarakat. Menurut penuturan Suwari, sumber pemikiran radikal adalah penafsirkan teks ajaran Islam yang literal/tekstual serta menolak penggunaan ilmu pengetahuan dalam memahaminya. Akibatnya muncul penafsiran yang mendorong orang melakukan perbuatan radikal. “Terorisme substansinya bukan pada orangnya atau gerakannya, namun lebih pada paham. Selama paham ini ada dan menyebar, selama itu pula terorisme itu ada, meskipun para teroris telah ditangkap dan dihukum,” jelas Suwari. Karena itu Suwari menyampaikan bahwa langkah yang paling mendasar, adalah menghilangkan paham ini. “Kajian-kajian Islam secara ilmiah harus dihidupkan, sehingga remaja menjadi kritis dan tidak mudah diajak pada pemikiran yang keliru. Selain itu, kurikulum pendidikan agama baik formal maupun non formal selayaknya disisipkan konsep anti radikalisme,” pungkasnya.

Peserta antusias dalam merespon materi yang disampaikan dalam sesi dua jam tersebut. Ini terlihat dari pertanyaan yang banyak dari perserta, dan harus dihentikan oleh jadwal karena masih banyak diskusi terkait kelanjutan seminar ini. Sejumlah perserta mengungkapkan seminar semacam ini perlu diadakan secara rutin dalam wadah-wadah kalangan remaja, sehingga bisa terus menjaga dari pengaruh negatif.

Last modified onWednesday, 13 March 2013 04:04
Rate this item
(9 votes)

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

back to top

Hubungi Kami

  • phone2016-model1

Login or Register

Facebook user?

You can use your Facebook account to sign into our site.

fb iconLog in with Facebook

LOG IN

Register

User Registration
or Cancel