Yayasan Al Kahfi Cabang Cirebon : Sepenuh Hati Membangun Negeri

Foto bersama siswa-siswa santunan dan binaan Yayasan Al Kahfi Cabang Cirebon dan Ketua Yayasan Al Kahfi Cabang Cirebon Foto bersama siswa-siswa santunan dan binaan Yayasan Al Kahfi Cabang Cirebon dan Ketua Yayasan Al Kahfi Cabang Cirebon

“.........I proud of Yayasan Al Kahfi...” Ibu Hastira Soekardi - salah satu donatur setia Yayasan Al Kahfi Cabang Cirebon

                Marhaban Yaa Ramadhan. Menyambut datangnya Bulan Ramadhan 1435 H, satu minggu sebelumnya, kami Yayasan Al Kahfi Cabang Cirebon merealisasikan program tahunan yang bertajuk "AKSI AL KAHFI MEMBANGUN NEGERI". Jika ditahun sebelumnya kami melakukan bhakti sosial untuk masyarakat miskin, janda dan tukang becak, maka ditahun ini kami tidak hanya melakukan aksi sosial, melainkan kesehatan dan juga pendidikan untuk masyarakat.

                Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari yakni mulai 22 Juni 2014  hingga 23 Juni 2014. Hari pertama, dibuka dan dimeriahkan oleh penampilan para siswa santunan dan binaan Yayasan Al Kahfi Cabang Cirebon, kemudian dilanjutkan dengan aksi door to door ke warga untuk sebar paket sembako dan kesehatan pada siang harinya. 

Penampilan siswa – siswi santunan dan binaan saat pembukaan acara di Yayasan Al Kahfi Cabang Cirebon


Acara pembukaan pada tanggal 22 Juni 2014 dipandu dengan ceria dan penuh semangat oleh adik Sri Rahayu yang merupakan siswi Study Moral kami dari SMAN 9 Cirebon. Penampilan selanjutnya, pembacaan ayat suci Al Qur'an Surat Al Baqoroh ayat 261 oleh adik Ageng Naluri dari SMPN 8 Cirebon dan sari tilawah oleh adik Arif Hidayat yang merupakan siswa binaan kami dari SD Galunggung. Disusul kemudian oleh penampilan motivator cilik kita  yang memberikan motivasi bertemakan sodaqoh, adik kita Muhammad Ilyas, siswa kelas 5 dari SD Merapi. Sebagai penutup, ada penampilan hafalan surat-surat pendek dari siswa-siswi santuan dan binaan kami yakni adik Angel, Arya dan Urfi serta dibawakannya lagu Kisah Rasul oleh Al Kahfi Voice yang juga merupakan siswa-siswi santunan dan binaan kami. 

                Pada siang harinya, kami menyebarkan paket-paket tersebut ke 2 titik wilayah Argasunya, yakni wilayah Cadas Ngampar dan wilayah Kopi Luhur. 2 wilayah ini merupakan wilayah dengan tingkat pendidikan dan ekonomi rendah. Dengan kondisi geografis yang merupakan tempat pembuangan akhir di Kota Cirebon, daerah ini bisa dibayangkan sebagaimana kondisi lautan sampah dengan bau busuk yang menusuk dan bakteri yang bertebaran dimana-mana.  Jauh dari lingkungan sehat. Kebanyakan masyarakatnya bekerja sebagai pemulung atau kuli pasir. Pendidikan masyarakatnya rata-rata SD, dan kebanyakan dari mereka pasca menamatkan sekolah langsung menikah. Dampaknya, jumlah keluarga yang banyak dengan kondisi ekonomi yang jauh dari sejahtera. 

Siswa Study Moral Yayasan Al Kahfi Cabang Cirebon bersiap menuju wilayah sasaran sebar paket Sembako, Kesehatan dan Pendidikan. Mereka merupakan mahasiswi dari Kampus Sekolah Tinggi Bunga Bangsa dan siswa-siswi dari SMAN 9 Cirebon, SMKN 1 Cirebon dan MA Darul Masholeh


Aksi ini sangat kami upayakan agar tepat sasaran dan betul-betul bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan. Dalam aksi ini antusisasme masyarakat tampak sangat tinggi. Mereka sangat senang karena ternyata masih ada kalangan yang peduli terhadap nasib rakyat kecil. Betapa tidak, dengan kondisi rumah yang temboknya kebanyakan terbuat dari bambu, lantai yang kebanyakan masih beralaskan tanah, dan makanan sehari-hari yang hanya berupa singkong, kangkung atau bayam. Hal ini menjadikan mereka tergolong masyarakat yang terpinggirkan secara ekonomi dikala dunia sudah begitu berkembang dengan pesatnya. Mereka masih menjadi kalangan yang merasakan hidup di era segalanya masih sulit, di kala kemapanan berangsur mendunia.

Kita memahami bahwa ekonomi sangat menopang berkembangnya sektor kehidupan selainnya. Dengan ekonomi yang tinggi, mereka tidak lagi banyak memikirkan bagaimana memenuhi kebutuhan fisiologis semata. Mereka yang golongan ekonominya tinggi sudah mulai berpikir bagaimana kebutuhan-kebutuhan diatasnya terpenuhi, tidak lagi terjebak pada masalah perut. Dengan ekonomi yang tinggi, terjamin pula kualitas kesehatannya,  mereka juga akan mudah mengenyam pendidikan yang tinggi. Dengan pendidikan yang tinggi, kualitas kecerdasan masyarakatnya pun akan tertopang dengan baik. Dengan kualitas kesehatan dan kecerdasan yang tinggi, mereka akan menjadi masyarakat dengan peradaban yang membumbung tinggi. Inilah puncak kebutuhan dasar manusia, aktualisasi diri.

Namun, jangankan aktualisasi diri dengan cara mengembangkan minat bakatnya atau menempuh jalur profesi demi masa depan yang lebih baik, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja masih teramat sangat sulit bagi mereka. Inilah masyarakat kita, inilah saudara kita, inilah bangsa kita.  Masih banyak dari mereka yang berada pada lingkaran kemiskinan.

Kita ingat bagaimana sejarah islam mengajarkan begitu banyak hikmah, dimana Rasulullah Muhammad SAW, Khadijah RA, Abu Bakar Ash Shiddiq, Usman bin Affan, Abdurrahman bin Auf dan sahabat-sahabat Rasul pada zamannya rela memberikan sebagian besar hartanya untuk mengentaskan kemiskinan umat. Betapa kita tahu mereka adalah para saudagar kaya raya pada zamannya, mungkin golongan milyarder penguasa ekonomi jika mereka hidup pada zaman ini. Namun karena kasih sayang dan kepeduliannya pada masa depan umat, mereka rela memberikan harta itu untuk melepaskan umat dari lingkaran setan kemiskinan.

Apakah ketika para hamba yang dicintai Allah tersebut memberikan hartanya pada umat untuk melepaskan mereka dari derita kemiskinan, lantas hamba-hamba tersebut mendapatkan derajat rendah dan mengalami derita kematian karena kehabisan harta? Tidak. Dalam prosesnya, mereka justru berhasil mengangkat derajat seluruh umat islam di masanya. Mari kita lihat bagaimana akhirnya hal itu menciptakan rasa persaudaraan yang amat indah sesama muslim, tidak ada jarak antara si kaya dan si miskin, semua bersatu padu saling tolong menolong. Bagaimana pula ternyata rasa persaudaraan tersebut mampu melahirkan kesatuan yang sangat kuat dalam diri umat muslim. Karena jauh dari kata diskriminasi sosial.

Rasul, para sahabat dan umat muslimin akhirnya tidak hanya sukses dalam dakwahnya, mereka sebagai hamba berhasil melepaskan umat muslim dari jerat kemiskinan, hingga kemudian lahirlah pula tatanan masyarakat yang kuat secara moral, pendidikan, hukum, dan lain sebagainya karena umat tidak lagi sibuk memikirkan masalah perut, melainkan sudah maju memikirkan masalah hidup yang lebih kompleks .  Semoga Allah melimpahkan RahmatNya kepada para hamba mulia ini. Amiin. 

Ibu Hastira Soekardi (berkemeja kotak-kotak) bersama siswa Study Moral memberikan bantuan langsung kepada warga


Salah satu donatur kami, Ibu Hastira Soekardi yang dalam aksi ini turut menyingsingkan lengan bajunya, beliau ikut turun tangan menyertai kami untuk memberikan bantuan langsung kepada masyarakat, menyatakan dalam akun facebook beliau, “Masih dalam area Kota Cirebon, namun kondisi mereka jauh dari sejahtera. Miris !!! ”

 Walau dalam kondisi perjalanan yang sulit karena medan yang kami tempuh tergolong cadas, blusukan naik turun perbukitan dan berpayungkan panasnya sinar matahari. Sejak selesainya acara pembukaan di Yayasan Al Kahfi Cabang Cirebon, mulai pukul 11.30 hingga 13.30, alhamdulillah seluruh paket tersebar sesuai sasaran. Paket tersebut berisi antara lain beras, teh, gula, susu, dan biskuit. 

Ibu Hastira Soekardi (berkemeja kotak-kotak) bersama siswa Study Moral memberikan bantuan langsung kepada warga

Pada 23 Juni 2014 kami melanjutkan aksi perjalanan untuk melakukan sebar 435 paket seragam ke sekolah-sekolah yang sudah kami verifikasi mengenai kelayakannya. Sekolah-sekolah tersebut antara lain SDN Lebak Ngok, SDN Sumurwuni, SDN Cadas Ngampar, MtsN 2 Cirebon, MA Darul Masholeh, SMK Pariwisata dan SMPN 2 Mundu. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 08.00-12.00 WIB.

                Alokasi 435 paket seragam tersebut diantaranya :

  1. Siswa santunan, binaan dan study moral Yayasan Al Kahfi Cabang Cirebon sebanyak 77 seragam
  2. SDN Cadas Ngampar sebanyak 36 seragam
  3. SDN Lebakngok sebanyak 40 seragam
  4. SMK Pariwisata sebanyak 43 seragam
  5. MA Dasul Masholeh sebanyak 49 seragam
  6. MTsN 2 Cirebon sebanyak 55 seragam
  7. SMPN 2 Kabupaten Cirebon sebanyak 49 seragam
  8. SDN Sumurwuni sebanyak 35 seragam
  9. Masyarakat Cibogo sebanyak 51 seragam

Besar harapan kami agar dengan adanya bantuan ini mampu meringankan beban mereka yang sulit membeli seragam hanya karena kondisi ekonomi yang rendah. Dalam kondisi kami yang masih kecil dan terbatas, kami akan tetap bertekad untuk merealisasikan seluruh program demi kemajuan bangsa, baik dari aspek sosial, moral maupun pendidikan. Semoga Allah SWT melancarkan niat dan visi kami ini. Amiin. 

Penyerahan bantuan secara simbolik kepada Kepala Sekolah MtsN 2 Cirebon dan SDN Lebakngok

“Berbagi memberikan sekeping kebahagiaan dalam kalbu, terasa sekali saat saya berada dalam lingkungan Yayasan Al Kahfi. Yayasan Al Kahfi wadah berbagi yang ideal, kebersamaan yang terjalin selalu membuat rinai pesona tersendiri. I proud of Yayasan Al Kahfi”tulis Bu Hastira Soekardi dalam lembaran kesannya kepada Yayasan Al Kahfi Cabang Cirebon.

Terima kasih yang teramat sangat, kami haturkan kepada seluruh donatur. Karena, acara door to door yang kami lakukan tidak bisa terlaksana dengan baik tanpa bantuan donatur-donatur kami tercinta. Para dermawan sangat berkontribusi atas terealisasinya pembagian 50 paket sembako dan makanan tambahan untuk kesehatan warga serta 435 paket seragam sekolah ini. 

                Ucapan terima kasih secara khusus kami berikan kepada keluarga Bapak Nugroho dan Ibu Hastira Soekardi. Beliau rela turun ke bawah menyertai kami dalam rangka memberikan langsung bantuan tersebut kepada masyarakat yang membutuhkan. Beliau juga meminjamkan mobil dan sopir pribadinya untuk kelancaran kegiatan ini.

 Semoga Allah SWT memberikan rahmatNya di dunia dan di akhirat bagi kita semua atas apa yang telah kita lakukan kepada saudara kita sebangsa dan setanah air, memberikan kesehatan dan kesejahteraan kepada para donatur yang telah ikhlas berbagi kepada kami dan masyarakat yang membutuhkan. Semoga aksi ini bukanlah akhir dari dedikasi kita kepada bangsa Indonesia, melainkan awal dari serangkaian aksi nyata yang akan berlangsung di hari-hari selanjutnya. Amiin Yaa Rabbal Alamin.

Last modified onThursday, 17 July 2014 02:53
Rate this item
(4 votes)

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

back to top

Hubungi Kami

  • phone2016-model1

Login or Register

Facebook user?

You can use your Facebook account to sign into our site.

fb iconLog in with Facebook

LOG IN

Register

User Registration
or Cancel