Komentar Berbagai Pihak Pasca Kasus Buku Pelajar Jakarta Berkarakter

  • Published in Berita
  • Tuesday, 15 September 2015 12:25

Pasca fitnah terhadap buku "Program Pendidikan Jakarta Berkarakter" dan berbagai komentar yang mendeskreditkan Yayasan Al Kahfi, kini mengalir dukungan dari berbagai pihak, ulama, dan tokoh masyarakat yang mendukung Yayasan Al kahfi dan mereka turut menjawab fitnah tersebut :

Read more...

Komentar Drs. H. Abdul Basith, M.A. Terhadap Buku Pelajar Jakarta Berkarakter

  • Published in Testimoni
  • Tuesday, 15 September 2015 12:22

Berikut adalah Komentar Drs. H. Abdul Basith, M.A. terhadap buku pelajar Jakarta Berkarakter.

Read more...

Komentar Guru Agama SMKN 2 Kota Malang Tentang Kegiatan ESA

  • Published in Testimoni
  • Tuesday, 15 September 2015 12:03

Tentang Buku Program Pelajar Berkarakter:
Dalam buku tersebut memang ada kata-kata Atheis dan teroris. Namun kata dan kalimat itu hanyalah paparan, bukan propaganda. Pada pembahasan berikut-berikutnya, paparan tentang Atheis dan teroris tersebut dikritik dan dibantah dengan bukti-bukti secara ilmiah. Mari kit abaca terlebih dulu segala hal dengan hati tanpa prasangka dan secara tuntas agar dapat berkomentar secara obyektif, bukan berdasar kata si Fulan. Jangan sampai latah berkomentar berdasar informasi sepotong (yang mungkin punya tujuan tertentu), sehingga memperbesar masalah, fitnah dan justru akan merendahkan derajat kemanusiaan dan keMusliman kita menurut pandangan Allah SWT dan manusia.

Read more...

Komentar Drs. H. Ahmad Rifai, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo, terhadap Kegiatan ESA

  • Published in Testimoni
  • Tuesday, 15 September 2015 11:36

Berikut adalah komentar Ketua Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo terhadap kegiatan ESA yang diselenggarakan oleh Yayasan Al-Kahfi.

Read more...

Komentar Dosen Fakultas Syari'ah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, DR. H. Fuad Thohari, M.A. Mengenai Kegiatan ESA

  • Published in Testimoni
  • Tuesday, 15 September 2015 08:35

DSC07586

Foto bersama pengurus Yayasan Al Kahfi DKI Jakarta dengan DR. H. Fuad Thohari, M.A.

Pendapat Tokoh: DR. H. Fuad Thohari, M.A.
(Dosen Fakultas Syari'ah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
Yayasan Al Kahfi sangat berkomitmen untuk menyebarkan ajaran Islam yang moderat; bukan Islam yang liberal dan juga bukan Islam yang radikal. Al Kahfi ingin menyebarkan Islam rahmatan lil 'alamin, di NKRI dengan keragaman suku, budaya, dan agama, sehingga semua bisa hidup harmonis, jauh dari kedengkian dan permusuhan satu sama yang lain. Al Kahfi salah satu misinya, mengembangkan pemahaman Islam yang moderat, sebagaimana didakwahkan para wali dan Ulama Indonesia, dan tentu saja misi Al Kahfi ini tidak sejalan dengan ajaran transnasional yang beberapa tahun belakangan ini masuk di negara Indonesia. Kalaupun belakangan ini ada tuduhan dan fitnah yang ditujukan kepada Yayasan Al Kahfi, diduga adalah bentuk iri dan kedengkian kelompok tertentu yang berkepentingan untuk menyebarkan ideologi transnasional yang bisa jadi beberapa tahun yang lalu menguasai rohis di Jakarta. Ternyata, siswa-siswa di Jakarta lebih antusias untuk mengikuti pelatihan ESA model Al Kahfi. Kondisi inilah -sekali lagi- diduga yang menjadi pemicu, datangnya tuduhan-tuduhan miring kepada Al Kahfi. Bahkan mereka bisa jadi sudah merasa kehilangan siswa siswinya dan sekarang tertarik mengikuti pelatihan ESA yang disampaikan Al Kahfi. (Disampaikan dalam pembukaan ESA di SMKN 3 Jakarta pada 4 September 2015).

Read more...

Tinjauan Terhadap Tuduhan Yayasan Al Kahfi Menyebarkan Ajaran Atheis oleh Sekretaris MUI Jateng, H. Ateng Chozany Miftah, A.KP., SE., M.Si.

  • Published in Testimoni
  • Tuesday, 15 September 2015 05:50

TINJAUAN TERHADAP TUDUHAN
YAYASAN AL-KAHFI MENYEBARKAN AJARAN ATHEIS
(TELAAH TERHADAP BUKU “PROGRAM PELAJAR BERKARAKTER")
Oleh: H. Ateng Chozany Miftah, A.KP., SE., M.Si.
(Sekretaris MUI Provinsi Jawa Tengah)

Allah berfirman:

ayat


“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu". (Q:Al-Hujurat:6)

      Dalam ayat di atas, Allah mengingatkan kita tentang pentingnya klarifikasi atau mencari kejelasan ketika kita mendapat informasi yang tidak jelas. Hal ini sangat diperlukan agar kita tidak salah menerima dan memahaminya. Dari salah terima serta salah memahami akan berdampak kepada salah menyikapinya. Ketika hal ini terjadi, dalam ayat di atas, Allah mengingatkan dampak lebih luasnya bisa jadi membawa musibah bagi orang banyak, dan penyesalan pada akhirnya.

      Oleh karena itu, berkaitan dengan adanya satu informasi yang beredar bahkan sempat tersiar di media TV, bahwa buku yang berjudul “PROGRAM PELAJAR JAKARTA BERKARAKTER” yang merupakan Modul 1 Training ESA (Emotional Spiritual Achivement) dari Yayasan Al-Kahfi, mengajarkan Atheisme, kiranya kita sangat  perlu untuk mencari kejelasan yang sebenar-benarnya.

Dari hasil telaah terhadap buku tersebut, dapat dijelaskan hal-hal sebagai berikut.

      Buku tersebut merupakan Modul I Training ESA Program Pendidikan Karakter Yayasan Al Kahfi, terbitan Yayasan Al Kahfi, ISBN 978-602-72565-0-7, terdiri dari 189 halaman, berisikan 4 (empat) Pokok Bahasan utama yaitu:

  1. Pembuktian Ilmiah Keimanan Terhadap Tuhan;
  2. Pembuktian Ilmiah Kebenaran Ajaran Islam Melalui Perbandingan Agama;
  3. Ketetapan Allah Terhadap Nasib Manusia; dan
  4. Peranan Kalimah Syahadat dalam Membentuk Karakter Taqwa.

Dalam pokok bahasan 1 (Pembuktian Ilmiah Keimanan Terhadap Tuhan), terdapat Sub Pokok Bahasan “B” berjudul “Teori-Teori Ilmiah yang Menentang Keyakinan Adanya Tuhan”, dan Sub Pokok Bahasan “C” berjudul “Pembuktian Ilmiah Adanya Tuhan & Kritik Terhadap Atheisme

      Kalau kita baca Pokok Bahasan 1 Sub Pokok Bahasan “B” (hal. 6), saya menangkap prolognya berupa informasi dan mengajak pembaca untuk mewaspadai bahwa dalam kehidupan manusia masih ada pandangan yang menyudutkan keberadaan Tuhan. Mulai halaman 7 s/d halaman 12 dikemukakan 4 (empat) contoh pandangan ilmuwan yang menafikkan adanya Tuhan, masing-masing tentang: Teori Kejadian Alam, tentang Teori Evolusi Darwin mengenai kejadian manusia, tentang penafikkan Agama, dan tentang Agama Pembawa Penderitaan Manusia. 

      Berikut ini saya kutip secara utuh sebagian paragraf yang terdapat dalam prolog Sub Pokok Bahasan “B” tersebut diatas.
Dalam paragraf dua dan tiga tertulis:

  1. “Kenyataan di lapangan banyak sekali pandangan para ilmuwan yang menyudutkan tentang keberadaan Tuhan. Tidak jarang kesimpulan dari pandangan ilmuwan tersebut medeskreditkan tentang adanya Tuhan”.
  2. “Jika hal ini tidak dijawab atau tidak diselesaikan, maka generasi muslim lambat laun akan jauh dari nilai-nilai ketuhanan, karena secara tidak sadar mereka mulai menerima argumen-argumen ilmuwan yang menyimpang tersebut”.

Sedangkan pada paragraf akhir tertulis:

“Dari uraian diatas, maka kita harus menjawab pandangan Ilmuwan Barat yang tidak percaya tentang keberadaan Tuhan”.

      Sedangkan mulai Sub Pokok Bahasan “C”  dalam Pokok Bahasan 1 (hal. 13) sampai dengan Pokok Bahasan terakhir (selesai), isi bahasan sepenuhnya memberi penguatan spiritual dan keimanan (SQ) dan memberi pencerahan tentang pengembangan kecerdasan emosional (EQ).

      Dengan demikian diulasnya teori-teori tentang pandangan yang menyudutkan keberadaan Tuhan dalam Pokok Bahasan 1 Sub Pokok Bahasan “B” dalam buku ini, semata-mata sebagai informasi dan mengingatkan untuk mewaspadainya, sama sekali sangat jauh dari bernuansa mengajarkan “Atheisme”.

Mengapa sampai tersebar isu bahwa melalui buku tersebut Yayasan Al Kahfi menyebarkan ajaran “Atheisme"?

      Jawabannya karena yang tersebar di publik ternyata “hanya foto tiga halaman” yaitu halaman 7 s/d 9 yang memuat bagian satu (1) dari Sub Pokok Bahasan “B” (Teori Imiah Yang Menentang Keyakinan Akan Adanya Tuhan), tanpa disertai naskah prolognya yang tertuang dalam Sub Pokok bahasan “B”. Apalagi tidak pula dilengkapi dengan uraian-uraian dalam Pokok Bahasan-Pokok Bahasan lainnya, sehingga informasinya sangat-sangat tidak proporsional, dan  membuat salah pemahaman seperti yang diingatkan oleh Allah sebagaimana tersirat dalam ayat di atas.
Demikian sedikia tinjauan  semoga ada manfaatnya.


“Dari uraian diatas, maka kita harus menjawab pandangan Ilmuwan Barat yang tidak percaya tentang keberadaan Tuhan”.

Read more...

Komentar Jajaran Pimpinan SMK Negeri 7 Jakarta

  • Published in Testimoni
  • Tuesday, 15 September 2015 05:38

Testimoni Kepala SMKN 7 Jakarta
Kegiatan ini menurut saya sangat bermanfaat bagi peserta didik SMK Negeri 7 Jakarta untuk itu, perlu ditambahkan metode – metode yang lebih menarik, supaya peserta didik SMK Negeri 7 lebih banyak yang mengikuti ESA dan meningkatkan karakter peserta didik di SMK Negeri 7 Jakarta.

Purwo Susilo, M.Pd.

--------------------------------------------------------------------------------

Testimoni staf kesiswaan SMKN 7 Jakarta
Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi umat manusia sebagai bekal tambahan ilmu khususnya bagi peserta didik sehingga diharapkan dapat menghadapi kehidupan yang lebih baik dan bermanfaat.

Chaidir

--------------------------------------------------------------------------------

Testimoni Pembina rohis SMKN 7 Jakarta
Kegiatan ESA yang diadakan oleh Diknas bekerjasama dengan Yayasan Al Kahfi sangat bermanfaat sekali bagi peserta didik SMKN 7 Jakarta. Mudah – mudahan kegiatan ini dapat berjalan secara konsisten agar peserta didik berkarakter jujur, disiplin, dan bertakwa kepada Allah SWT. Lanjutkan!

Agus Sutrisno, S.Pd.

--------------------------------------------------------------------------------

Testimoni wakil kepala kesiswaan SMKN 7 Jakarta
Prinsipnya kegiatan ini sangat bermanfaat bagi peserta didik di SMKN 7 Jakarta. Optimalisasi perlu ditingkatkan dalam berkarakter, ber akhlaq, tingkah laku, serta sopan santun. Lanjut terus!.

Drs. Ahmad Fauzi

Read more...

Komentar Ketua MUI Kota Balikpapan Tentang Buku PPJB dan Kegiatan ESA

  • Published in Testimoni
  • Tuesday, 15 September 2015 05:07

Bagaimana komentar Bapak atas isi buku “Program Pelajar Berkarakter”, sebagai modul ESA?

Buku ini untuk dikaji harus melihat dari berbagai sisi, kemudian harus dibaca hingga tuntas. Jangan sepenggal-sepenggal agar menemukan hasil/tujuan yang ingin dicapai/dipahami. Misalnya melihat dari judul buku “program Pelajar Berkarakter”, didalamnya ada upaya mengatasi tawuran pelajar, kenakalan remaja, dan radikalisme di kalangan pelajar dengan motode pembinaan karakter terprogram. Sehingga di dalam buku ini terdapat kesan mengajarkan Atheisme, harus dimengerti secara ilmiah kemudian harus dibuktikan menurut hukum-hukum agama yang berdasarkan Al Quran dan Hadist. Dengan demikian persoalan ini akan selesai, yaitu persoalan bahwa buku ini tidak bermaksud mengajarkan Atheisme.

Adakah masukan untuk kegiatan ESA Yayasan Al Kahfi?

  1. Untuk selanjutnya, kegiatan ESA yang diadakan di kantor MUI Kota Balikpapan agar dibuat perencanaan secara terprogram dan membuat target/sasaran peserta yang melibatkan keseluruhan generasi muda Islam yang ada di kota Balikpapan.

  2. Agar pembuktian ilmiah tentang kebenaran ajaran Islam melalui studi perbandingan agama akan semakin dimengerti dan dipahami serta dibahasakan dengan baik dan benar, bahwa agama Islam memang satu-satunya yang benar dan diridhoi oleh Allah SWT. Perhatikan firman Allah dalam Surah Al Imron ayat 19 dan 85.

Balikpapan, 12 September 2015
ttd
Drs. H. Muhammad Idris S.
Ketua MUI Kota Balikpapan

Read more...

Komentar Siswi SMKN 3 Jakarta terhadap kegiatan Al Kahfi

  • Published in Testimoni
  • Tuesday, 15 September 2015 04:49

Diambil dari wawancara TV One program "Sorotan Kasus" 10 September 2015.

dalam wawancara langsung, Indah menyebutkan:

"Saya sudah ikut kegiatan Al Kahfi selama 3 tahun terakhir ini. Selain itu saya juga aktif di Rohis, di situ saya mendapat nilai-nilai religiusitas. Saya juga ikut ekskul KIR, di situ saya mendapatkan nilai-nilai berpikir ilmiah memecahkan persoalan. Dan di Al Kahfi, saya mendapatkan nilai keduanya".

Read more...

MENGANALISIS PELAKU FITNAH BUKU PROGRAM PELAJAR JAKARTA BERKARAKTER

  • Published in Berita
  • Tuesday, 15 September 2015 01:52

Pengantar

Saya menggunakan pendekatan sejarah dakwah Yayasan Al Kahfi di Jakarta sebagai bahan analisis untuk menentukan kira-kira siapa pelaku fitnah buku Program Pelajar Jakarta Berkarakter beserta target-targetnya.

Read more...
Subscribe to this RSS feed

Hubungi Kami

  • phone2016-model1

Login or Register

Facebook user?

You can use your Facebook account to sign into our site.

fb iconLog in with Facebook

LOG IN

Register

User Registration
or Cancel