IDUL ADHA: YAYASAN AL-KAHFI BAGIKAN 26.600 PAKET DAGING KURBAN

  • Published in Berita
  • Written by
  • Saturday, 23 September 2017 06:03
  • 0

 

Idul Adha adalah momen agung dimana umat Islam di seluruh dunia mengingat kembali peristiwa Nabi Ibrahim AS dengan putranya Ismail AS. Sebuah momen, dimana kecintaan kepada Allah serta rasionalitas pengorbanan ditampilkan untuk menjadi tauladan. Penyembelihan hewan kurban yang menggantikan Ismail as, diabadikan Allah dalam perayaan Idul Adha ini.

 

Pada hari jum’at, 1 September 2017, dalam rangka perayaan Idul Adha, di kantor pusat Yayasan Al-Kahfi terlihat lalu lalang kesibukan kegiatan pemotongan kurban. Tahun ini terkumpul hewan kurban sebanyak 5 sapi dan 16 kambing yang diperoleh dari donatur dan pengurus yayasan. 1 ekor sapi dan 5 ekor kambing diantaranya, diserahkan dalam bentuk kurban hidup kepada Takmir Masjid “Al-Jihad”, yakni masjid di dekat lingkungan Yayasan Al-Kahfi, pengurus musholla dan pengurus kampung. Sisanya, 4 ekor sapi dan 11 ekor kambing dikelola oleh pengurus yayasan untuk kemudian dipotong dan dikemas dalam paket-paket daging kurban.

Read more...

Yayasan Al-Kahfi Cabang Pekalongan: Tebar Paket Bantuan Kurban di Wilayah Terdampak Musibah Rob

  • Published in Berita
  • Written by
  • Saturday, 23 September 2017 06:02
  • 0

Idul Adha 1438 H di Yayasan Al-Kahfi Cabang Pekalongan tahun ini terasa berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya yang hanya membagikan daging Qurban kepada warga di area sekitar Sekretariat. Dengan tajuk “Berqurban dengan Ikhlas dan Menebar Kebaikan untuk Sesama”, tahun ini Yayasan Al-Kahfi Cabang Pekalongan melebarkan wilayah sasaran hingga ke Bandengan, yaitu salah satu daerah yang terkena musibah Rob. Sejumlah 820 paket daging Qurban dibagikan kepada warga yang membutuhkan di wilayah lingkungan yayasan yakni, Panjang Wetan, Kandang Panjang, Bugisan, dan juga termasuk di lingkungan musibah rob, Bandengan.

Read more...

Tebar Paket Pendidikan Yayasan Al-Kahfi Cabang Bogor Menguatkan Kebersamaan dalam Kebhinekaan melalui Peran Pendidikan

  • Published in Berita
  • Written by
  • Wednesday, 20 September 2017 03:04
  • 0

Dengan didasari semangat mengisi kemerdekaan, Yayasan Al-Kahfi Cabang Bogor membagikan sedikitnya 250 paket bantuan peralatan sekolah kepada siswa-siswi kurang mampu dalam Program Tebar Paket Pendidikan ke Pelosok Bogor pada hari minggu, 27 Agustus 2017.

Dalam sambutan acara yang didukung oleh banyak tokoh pendidikan dan agama ini, Bapak Aris Kristiono, MHI, mewakili Yayasan Al-Kahfi Pusat, menyampaikan bahwa Yayasan Al-kahfi adalah yayasan yang bergerak dalam bidang pendidikan, dakwah, dan kesejahteraan sosial. Kinerja rekan-rekan Yayasan Al-Kahfi Cabang Bogor yang berupaya untuk turun langsung ke masyarakat, khususnya bidang pendidikan anak-anak tidak mampu, layak diapresiasi dan diharapkan dapat memberikan sumbangsih pada kehidupan di masyarakat Indonesia.

Read more...

Yayasan Al-Kahfi Cabang Banyumas Mensyukuri Nikmat Merdeka melalui Program Tebar Paket Pendidikan

  • Published in Berita
  • Written by
  • Wednesday, 20 September 2017 03:02
  • 0

Sebagai wujud rasa syukur atas nikmat kemerdekaan Republik Indonesia, pada hari minggu 20 Agustus 2017, Yayasan Al-Kahfi Cabang Banyumas menyelenggarakan kegiatan Tebar Paket Pendidikan ke Pelosok Banyumas. Pada kegiatan ini, sedikitnya 250 paket bantuan peralatan sekolah berupa seragam, sepatu dan peralatan tulis dibagikan ke sekolah-sekolah di pelosok Kabupaten Banyumas. Bantuan paket pendidikan tersebut selanjutnya akan disalurkan kepada siswa-siswi yatim-piatu dan tidak mampu namun berprestasi di kabupaten Banyumas.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh guru-guru pembimbing dan siswa-siswi penerima bantuan. Beberapa tokoh masyarakat juga tampak turut hadir dan mendukung acara ini. Diantaranya adalah, Bapak Karsono, S.E mewakili Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermasdes), Bapak Bakhtiar, S.H. mewakili Kementerian Agama, serta juga elemen Muspika yaitu; Bapak Sujarwoto, S.H., Camat Purwokerto Timur; AKP Sumadi selaku kanit Intel Polsek Purwokerto Timur; Bapak Kuspriyanto dari Koramil 01 Purwokerto.

Read more...

Semangat Kemerdekaan di Al-Kahfi

 

 Di bulan agustus, gegap gempita kemerdekaan Indonesia dirayakan di seluruh pelosok negeri. 72 tahun lalu, pada tanggal 17, Indonesia memproklamirkan sebagai negara merdeka setelah sebelumnya hidup dalam bayang-bayang kolonialisme dan imperalisme. Berkat jasa para pahlawan pejuang kemerdekaan yang telah berjuang segenap jiwa, kemerdekaan itu kini dapat dirasakan seluruh anak bangsa.

Read more...

METODE DAKWAH SANTUN DAN ILMIAH KUNCI KEBERHASILAN DAKWAH DI KALANGAN PELAJAR

Metode dakwah santun dan ilmiah kunci keberhasilan dakwah di kalangan pelajar merupakan inti gagasan penyampaian K.H. Dr. Syamsul Ma’arif, M.A. dalam seminar yang bertajuk Metode Dakwah di Kalangan Pelajar, yang diselenggarakan STID Al-Hadid Yayasan Al-Kahfi pada hari Jumat, 21 Juli 2017, pukul 14.00 – 16.00. Seminar tersebut diselenggarakan sebagai medium untuk meningkatkan wawasan para dosen, asisten dosen dan mahasiswa mengenai lapangan kerja bidang dakwah, khususnya di kalangan pelajar dan remaja. K.H. Dr. Syamsul Ma’arif, M.A. sendiri selain sebagai seorang akademisi bidang dakwah, juga seorang praktisi yang kaya akan pengalaman dakwah di berbagai kalangan termasuk generasi muda. Hal tersebut salah satunya ditunjukkan dengan posisi Beliau saat ini sebagai Wakil Ketua Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Wakil Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat.

Dalam seminar yang diselenggarakan di Hall Lantai IV Gedung STID Al-Hadid tersebut, K.H. Dr. Syamsul Ma’arif yang juga sebagai Penasehat Yayasan Al-Kahfi DKI Jakarta, tidak hanya memberikan ulasan secara teoritis, tetapi juga banyak memberikan contoh-contoh pengalaman praktis dalam dunia dakwah, dengan gaya komunikasi yang segar dan menarik. Beliau menjelaskan bahwa dakwah santun yang dimaksudkan tidak hanya terkait gaya komunikasi yang disajikan olah dai, tetapi juga bagaimana bisa merebut hati para pelajar dan guru sebagai mitra dakwah. Untuk itu pendekatan yang rasional, dialogis dan menghargai orang lain dalam dakwah perlu dikedepankan. Maka kunci sukses dakwah di kalangan pelajar adalah dengan penyampaian dakwah yang ilmiah, tanpa paksaan, tidak menjelek-jelekkan/menjatuhkan pemikiran yang berbeda, apalagi melakukan fitnah terhadap kelompok dakwah lain yang berbeda.

Dalam kesempatan tersebut, K.H. Dr. Syamsul Ma’arif juga mengapresiasi mahasiswa STID Al-Hadid Yayasan Al-Kahfi yang berani memilih pendidikan dakwah. Sebab menurut beliau profesi tersebut saat ini sangat langka, sementara kebutuhan masyarakat akan tenaga ahli bidang dakwah sangat tinggi. Beliau juga memuji semangat dakwah para lulusan STID Al-Hadid Yayasan Al-Kahfi yang saat ini telah sukses berprofesi dalam dunia dakwah. Seperti mereka yang mengemban tugas dakwah di Ibu kota, meskipun banyak hambatan tetapi akhirnya mampu mengembangkan dakwah di sana. Oleh karenanya beliau berpesan, agar para mahasiswa belajar dengan giat, sebab mereka sudah dinantikan kehadirannya di masyarakat. Seminar Ilmiah bersama K.H. Dr. Syamsul Ma’arif memberikan suatu wawasan baru dan memperkaya pemahaman lapangan dakwah para dosen, asisten dosen dan mahasiswa, sekaligus inspirasi bagi sivitas akademik STID Al-Hadid untuk terus concern dalam dunia dakwah.

seminar metode dakwah dsc08089

Read more...

PERKUAT VISI ISLAM RASIONAL KEBANGSAAN

STID Al-Hadid Yayasan Al-Kahfi kembali menyelenggarakan seminar ilmiah kebangsaan. Seminar kali ini bertajuk, Masa Depan Gerakan Islam Kebangsaan dan Tantangannya, diselenggarakan pada hari Kamis, 27 Juli 2017, mulai pukul 10.00 – 12.00 di Hall Lantai IV Gedung STID Al-Hadid. Seminar ini diikuti oleh jajaran pengurus, dosen, asisten dosen, tenaga kependidikan, staf yayasan dan para mahasiswa. Hadir sebagai pembicara utama dalam seminar tersebut adalah Profesor Masdar Hilmy, S.Ag., M.A., Ph.D. Beliau adalah Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya dalam bidang Ilmu Sosial dan Wakil Direktur Pasca Sarjana UIN Sunan Ampel Surabaya. Gelaran seminar ini tidak lain adalah dalam rangka memperkuat visi Islam Rasional Kebangsaan, yang menjadi identitas dan corak pemikiran Keislaman yang dikembangkan dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi STID Al-Hadid Yayasan Al-Kahfi. Diharapkan dengan visi Islam Rasional Kebangsaan, STID Al-Hadid Yayasan Al-Kahfi akan mampu melahirkan tenaga-tenaga profesional bidang dakwah yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berkarakter modern, ilmiah dan mencintai bangsanya.

Dalam kesempatan pertamanya, Prof. Masdar mengapresiasi apa yang dilakukan oleh civitas akademik STID Al-Hadid untuk menyelenggarakan seminar bertajuk Islam Kebangsaan. Sebab sebagai sebuah pemikiran dan gerakan sosial, Islam Kebangsaan perlu mendapat perhatian lebih dari para akademisi, salah satunya melalui penyelenggaraan seminar semacam ini. Terhadap Islam Rasional Kebangsaan, beliau merasa cocok, bahwa Islam hari ini harus didekati secara rasional dengan tetap mempertahankan nilai-nilai kebangsaan. Lebih lanjut beliau menjelaskan masa depan Islam Kebangsaan dipengaruhi tiga konteks besar, yaitu alam politik Indonesia yang lebih terbuka, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, dan negara yang semakin mengglobal. Pilihan politik Islam Kebangsaan relevan dalam konteks tersebut, bagaimana kita tetap menjadi Islam tanpa meninggalkan kearifan lokal yang dimiliki bangsa ini. Para ulama pendiri bangsa ini, telah memahami bahwa Alquran tidak mewajibkan bentuk negara tertentu, sehingga dapat bersepakat untuk hidup berlandaskan Pancasila dalam naungan NKRI. Oleh karenanya jangan pernah ragu mengambil pilihan Islam Kebangsaan karena itulah yang Islami dalam konteks Keindonesiaan.

seminar islam kebangsaan img 9946

Selain penyajian materi dan tanya jawab, acara seminar juga dimeriahkan dengan sajian hiburan dari grup musik Alkahfinita yang membawakan lagu bernuansa kebangsaan ciptaan Alkahfinita, dengan judul Indonesia Kehormatanku dan Islam Kebangsaan. Melalui sajian materi seminar, memperkuat pemahaman sivitas akademik STID Al-Hadid Yayasan Al-Kahfi dalam pilihan visi Islam Rasional Kebangsaan dan melalui sajian lagu dari AlKahfiNita memperkuat rasa dan semangat untuk terus menegakkan Islam Rasional Kebangsaan.

Read more...

MEMPERKENALKAN ASSET BASED COMMUNITY-DRIVEN DEVELOPMENT (ABCD) SEBAGAI METODE PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT

Sebagai salah satu perguruan tinggi di Indonesia, STID Al-Hadid Yayasan Al-Kahfi terus berupaya meningkatkan kualitas pelaksanaan tri dharma yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Dalam rangka meningkatkan wawasan dan kemampuan penelitian & pengabdian masyarakat, secara berkala diselenggarakan forum peningkatan wawasan, seminar, dan pelatihan metode penelitian & pengabdian masyarakat. Untuk itulah pada hari Kamis, tanggal 15 Juni 2017, bertempat di Hall Lantai IV Gedung STID Al-Hadid, diadakanlah seminar dengan tema Mengenal Metodologi Penelitian Asset Based Communities Development (ABCD) sebagai Strategi Pengembangan Masyarakat Berbasis Penelitian. Seminar dan workshop ini diikuti oleh para dosen, assisten dosen dan mahasiswa semester akhir selaku pelaksana kegiatan penelitian & pengabdian masyarakat, dengan pembicara Dr. Abdul Muhid, M.Si. praktisi penelitian & pengabdian masyarakat serta Ketua Program Studi S2 Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya.

Dr. Abdul Muhid, M.Si. berpengalman dalam beberapa proyek penelitian & pengabdian masyarakat yang bekerjasama dengan lembaga pemerintah. Dalam acara seminar tersebut, Beliau memperkenalkan salah satu metode baru yang dapat diaplikasikan dalam kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat yaitu Asset Based Community-Driven Development (ABCD). Metode ABCD berupaya memberdayakan masyarakat dengan mengenali aset-aset yang dimilikinya, baik yang bersifat materi maupun imateri, sebagai modal awal untuk mengembangkan masyarakat tersebut. Artinya strategi-strategi pemberdayaan dan pengembangan masyarakat didasarkan atas pemetaan aset-aset lokal yang dimiliki masyarakat, sehingga program-program penelitian & pengabdian masyarakat yang dikembangkan sivitas akademik dapat dengan mudah diterima dan sejalan dengan kebutuhan dan keadaan masyarakat setempat.

seminar abcd

Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 09.30 s.d. 13.30 terbagi dalam dua sesi, sesi pertama penyampaian materi, dan sesi kedua tanya jawab studi kasus. Sekalipun saat itu menjalankan ibadah puasa, namun sama sekali tidak mengurangi semangat dari pembicara untuk menularkan ilmunya kepada para peserta. Lebih-lebih para dosen, asisten dosen dan mahasiswa, sebagai peserta mereka juga antuasias untuk mengikuti penjelasan dan mendalami metode ABCD melalui tanya jawab studi kasus. Semoga dengan kegiatan ini dapat menjadi bekal bagi sivitas akademik STID Al-Hadid Yayasan Al-Kahfi untuk menghasilkan penelitian & pengabdian masyarakat yang berkualitas bagi bangsa.

Read more...

HIMBAUAN UNTUK PENGURUS YAYASAN ALKAHFI DI PUSAT DAN DAERAH TERKAIT ACARA MENYAMBUT HARI KEMERDEKAAN

HIMBAUAN UNTUK PENGURUS YAYASAN ALKAHFI DI PUSAT DAN DAERAH

TERKAIT ACARA MENYAMBUT HARI KEMERDEKAAN

Read more...

Etika Dakwah

  • Published in Berita
  • Written by
  • Wednesday, 02 August 2017 00:16
  • 0

etika dakwah

Read more...

IDUL ADHA: YAYASAN AL-KAHFI BAGIKAN 26.600 PAKET DAGING KURBAN

  • Published in Berita
  • Written by
  • Saturday, 23 September 2017 06:03
  • 0

 

Idul Adha adalah momen agung dimana umat Islam di seluruh dunia mengingat kembali peristiwa Nabi Ibrahim AS dengan putranya Ismail AS. Sebuah momen, dimana kecintaan kepada Allah serta rasionalitas pengorbanan ditampilkan untuk menjadi tauladan. Penyembelihan hewan kurban yang menggantikan Ismail as, diabadikan Allah dalam perayaan Idul Adha ini.

 

Pada hari jum’at, 1 September 2017, dalam rangka perayaan Idul Adha, di kantor pusat Yayasan Al-Kahfi terlihat lalu lalang kesibukan kegiatan pemotongan kurban. Tahun ini terkumpul hewan kurban sebanyak 5 sapi dan 16 kambing yang diperoleh dari donatur dan pengurus yayasan. 1 ekor sapi dan 5 ekor kambing diantaranya, diserahkan dalam bentuk kurban hidup kepada Takmir Masjid “Al-Jihad”, yakni masjid di dekat lingkungan Yayasan Al-Kahfi, pengurus musholla dan pengurus kampung. Sisanya, 4 ekor sapi dan 11 ekor kambing dikelola oleh pengurus yayasan untuk kemudian dipotong dan dikemas dalam paket-paket daging kurban.

Read more...

Yayasan Al-Kahfi Cabang Pekalongan: Tebar Paket Bantuan Kurban di Wilayah Terdampak Musibah Rob

  • Published in Berita
  • Written by
  • Saturday, 23 September 2017 06:02
  • 0

Idul Adha 1438 H di Yayasan Al-Kahfi Cabang Pekalongan tahun ini terasa berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya yang hanya membagikan daging Qurban kepada warga di area sekitar Sekretariat. Dengan tajuk “Berqurban dengan Ikhlas dan Menebar Kebaikan untuk Sesama”, tahun ini Yayasan Al-Kahfi Cabang Pekalongan melebarkan wilayah sasaran hingga ke Bandengan, yaitu salah satu daerah yang terkena musibah Rob. Sejumlah 820 paket daging Qurban dibagikan kepada warga yang membutuhkan di wilayah lingkungan yayasan yakni, Panjang Wetan, Kandang Panjang, Bugisan, dan juga termasuk di lingkungan musibah rob, Bandengan.

Read more...

Tebar Paket Pendidikan Yayasan Al-Kahfi Cabang Bogor Menguatkan Kebersamaan dalam Kebhinekaan melalui Peran Pendidikan

  • Published in Berita
  • Written by
  • Wednesday, 20 September 2017 03:04
  • 0

Dengan didasari semangat mengisi kemerdekaan, Yayasan Al-Kahfi Cabang Bogor membagikan sedikitnya 250 paket bantuan peralatan sekolah kepada siswa-siswi kurang mampu dalam Program Tebar Paket Pendidikan ke Pelosok Bogor pada hari minggu, 27 Agustus 2017.

Dalam sambutan acara yang didukung oleh banyak tokoh pendidikan dan agama ini, Bapak Aris Kristiono, MHI, mewakili Yayasan Al-Kahfi Pusat, menyampaikan bahwa Yayasan Al-kahfi adalah yayasan yang bergerak dalam bidang pendidikan, dakwah, dan kesejahteraan sosial. Kinerja rekan-rekan Yayasan Al-Kahfi Cabang Bogor yang berupaya untuk turun langsung ke masyarakat, khususnya bidang pendidikan anak-anak tidak mampu, layak diapresiasi dan diharapkan dapat memberikan sumbangsih pada kehidupan di masyarakat Indonesia.

Read more...

Yayasan Al-Kahfi Cabang Banyumas Mensyukuri Nikmat Merdeka melalui Program Tebar Paket Pendidikan

  • Published in Berita
  • Written by
  • Wednesday, 20 September 2017 03:02
  • 0

Sebagai wujud rasa syukur atas nikmat kemerdekaan Republik Indonesia, pada hari minggu 20 Agustus 2017, Yayasan Al-Kahfi Cabang Banyumas menyelenggarakan kegiatan Tebar Paket Pendidikan ke Pelosok Banyumas. Pada kegiatan ini, sedikitnya 250 paket bantuan peralatan sekolah berupa seragam, sepatu dan peralatan tulis dibagikan ke sekolah-sekolah di pelosok Kabupaten Banyumas. Bantuan paket pendidikan tersebut selanjutnya akan disalurkan kepada siswa-siswi yatim-piatu dan tidak mampu namun berprestasi di kabupaten Banyumas.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh guru-guru pembimbing dan siswa-siswi penerima bantuan. Beberapa tokoh masyarakat juga tampak turut hadir dan mendukung acara ini. Diantaranya adalah, Bapak Karsono, S.E mewakili Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermasdes), Bapak Bakhtiar, S.H. mewakili Kementerian Agama, serta juga elemen Muspika yaitu; Bapak Sujarwoto, S.H., Camat Purwokerto Timur; AKP Sumadi selaku kanit Intel Polsek Purwokerto Timur; Bapak Kuspriyanto dari Koramil 01 Purwokerto.

Read more...

Semangat Kemerdekaan di Al-Kahfi

 

 Di bulan agustus, gegap gempita kemerdekaan Indonesia dirayakan di seluruh pelosok negeri. 72 tahun lalu, pada tanggal 17, Indonesia memproklamirkan sebagai negara merdeka setelah sebelumnya hidup dalam bayang-bayang kolonialisme dan imperalisme. Berkat jasa para pahlawan pejuang kemerdekaan yang telah berjuang segenap jiwa, kemerdekaan itu kini dapat dirasakan seluruh anak bangsa.

Read more...

METODE DAKWAH SANTUN DAN ILMIAH KUNCI KEBERHASILAN DAKWAH DI KALANGAN PELAJAR

Metode dakwah santun dan ilmiah kunci keberhasilan dakwah di kalangan pelajar merupakan inti gagasan penyampaian K.H. Dr. Syamsul Ma’arif, M.A. dalam seminar yang bertajuk Metode Dakwah di Kalangan Pelajar, yang diselenggarakan STID Al-Hadid Yayasan Al-Kahfi pada hari Jumat, 21 Juli 2017, pukul 14.00 – 16.00. Seminar tersebut diselenggarakan sebagai medium untuk meningkatkan wawasan para dosen, asisten dosen dan mahasiswa mengenai lapangan kerja bidang dakwah, khususnya di kalangan pelajar dan remaja. K.H. Dr. Syamsul Ma’arif, M.A. sendiri selain sebagai seorang akademisi bidang dakwah, juga seorang praktisi yang kaya akan pengalaman dakwah di berbagai kalangan termasuk generasi muda. Hal tersebut salah satunya ditunjukkan dengan posisi Beliau saat ini sebagai Wakil Ketua Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Wakil Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat.

Dalam seminar yang diselenggarakan di Hall Lantai IV Gedung STID Al-Hadid tersebut, K.H. Dr. Syamsul Ma’arif yang juga sebagai Penasehat Yayasan Al-Kahfi DKI Jakarta, tidak hanya memberikan ulasan secara teoritis, tetapi juga banyak memberikan contoh-contoh pengalaman praktis dalam dunia dakwah, dengan gaya komunikasi yang segar dan menarik. Beliau menjelaskan bahwa dakwah santun yang dimaksudkan tidak hanya terkait gaya komunikasi yang disajikan olah dai, tetapi juga bagaimana bisa merebut hati para pelajar dan guru sebagai mitra dakwah. Untuk itu pendekatan yang rasional, dialogis dan menghargai orang lain dalam dakwah perlu dikedepankan. Maka kunci sukses dakwah di kalangan pelajar adalah dengan penyampaian dakwah yang ilmiah, tanpa paksaan, tidak menjelek-jelekkan/menjatuhkan pemikiran yang berbeda, apalagi melakukan fitnah terhadap kelompok dakwah lain yang berbeda.

Dalam kesempatan tersebut, K.H. Dr. Syamsul Ma’arif juga mengapresiasi mahasiswa STID Al-Hadid Yayasan Al-Kahfi yang berani memilih pendidikan dakwah. Sebab menurut beliau profesi tersebut saat ini sangat langka, sementara kebutuhan masyarakat akan tenaga ahli bidang dakwah sangat tinggi. Beliau juga memuji semangat dakwah para lulusan STID Al-Hadid Yayasan Al-Kahfi yang saat ini telah sukses berprofesi dalam dunia dakwah. Seperti mereka yang mengemban tugas dakwah di Ibu kota, meskipun banyak hambatan tetapi akhirnya mampu mengembangkan dakwah di sana. Oleh karenanya beliau berpesan, agar para mahasiswa belajar dengan giat, sebab mereka sudah dinantikan kehadirannya di masyarakat. Seminar Ilmiah bersama K.H. Dr. Syamsul Ma’arif memberikan suatu wawasan baru dan memperkaya pemahaman lapangan dakwah para dosen, asisten dosen dan mahasiswa, sekaligus inspirasi bagi sivitas akademik STID Al-Hadid untuk terus concern dalam dunia dakwah.

seminar metode dakwah dsc08089

Read more...

PERKUAT VISI ISLAM RASIONAL KEBANGSAAN

STID Al-Hadid Yayasan Al-Kahfi kembali menyelenggarakan seminar ilmiah kebangsaan. Seminar kali ini bertajuk, Masa Depan Gerakan Islam Kebangsaan dan Tantangannya, diselenggarakan pada hari Kamis, 27 Juli 2017, mulai pukul 10.00 – 12.00 di Hall Lantai IV Gedung STID Al-Hadid. Seminar ini diikuti oleh jajaran pengurus, dosen, asisten dosen, tenaga kependidikan, staf yayasan dan para mahasiswa. Hadir sebagai pembicara utama dalam seminar tersebut adalah Profesor Masdar Hilmy, S.Ag., M.A., Ph.D. Beliau adalah Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya dalam bidang Ilmu Sosial dan Wakil Direktur Pasca Sarjana UIN Sunan Ampel Surabaya. Gelaran seminar ini tidak lain adalah dalam rangka memperkuat visi Islam Rasional Kebangsaan, yang menjadi identitas dan corak pemikiran Keislaman yang dikembangkan dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi STID Al-Hadid Yayasan Al-Kahfi. Diharapkan dengan visi Islam Rasional Kebangsaan, STID Al-Hadid Yayasan Al-Kahfi akan mampu melahirkan tenaga-tenaga profesional bidang dakwah yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berkarakter modern, ilmiah dan mencintai bangsanya.

Dalam kesempatan pertamanya, Prof. Masdar mengapresiasi apa yang dilakukan oleh civitas akademik STID Al-Hadid untuk menyelenggarakan seminar bertajuk Islam Kebangsaan. Sebab sebagai sebuah pemikiran dan gerakan sosial, Islam Kebangsaan perlu mendapat perhatian lebih dari para akademisi, salah satunya melalui penyelenggaraan seminar semacam ini. Terhadap Islam Rasional Kebangsaan, beliau merasa cocok, bahwa Islam hari ini harus didekati secara rasional dengan tetap mempertahankan nilai-nilai kebangsaan. Lebih lanjut beliau menjelaskan masa depan Islam Kebangsaan dipengaruhi tiga konteks besar, yaitu alam politik Indonesia yang lebih terbuka, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, dan negara yang semakin mengglobal. Pilihan politik Islam Kebangsaan relevan dalam konteks tersebut, bagaimana kita tetap menjadi Islam tanpa meninggalkan kearifan lokal yang dimiliki bangsa ini. Para ulama pendiri bangsa ini, telah memahami bahwa Alquran tidak mewajibkan bentuk negara tertentu, sehingga dapat bersepakat untuk hidup berlandaskan Pancasila dalam naungan NKRI. Oleh karenanya jangan pernah ragu mengambil pilihan Islam Kebangsaan karena itulah yang Islami dalam konteks Keindonesiaan.

seminar islam kebangsaan img 9946

Selain penyajian materi dan tanya jawab, acara seminar juga dimeriahkan dengan sajian hiburan dari grup musik Alkahfinita yang membawakan lagu bernuansa kebangsaan ciptaan Alkahfinita, dengan judul Indonesia Kehormatanku dan Islam Kebangsaan. Melalui sajian materi seminar, memperkuat pemahaman sivitas akademik STID Al-Hadid Yayasan Al-Kahfi dalam pilihan visi Islam Rasional Kebangsaan dan melalui sajian lagu dari AlKahfiNita memperkuat rasa dan semangat untuk terus menegakkan Islam Rasional Kebangsaan.

Read more...

MEMPERKENALKAN ASSET BASED COMMUNITY-DRIVEN DEVELOPMENT (ABCD) SEBAGAI METODE PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT

Sebagai salah satu perguruan tinggi di Indonesia, STID Al-Hadid Yayasan Al-Kahfi terus berupaya meningkatkan kualitas pelaksanaan tri dharma yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Dalam rangka meningkatkan wawasan dan kemampuan penelitian & pengabdian masyarakat, secara berkala diselenggarakan forum peningkatan wawasan, seminar, dan pelatihan metode penelitian & pengabdian masyarakat. Untuk itulah pada hari Kamis, tanggal 15 Juni 2017, bertempat di Hall Lantai IV Gedung STID Al-Hadid, diadakanlah seminar dengan tema Mengenal Metodologi Penelitian Asset Based Communities Development (ABCD) sebagai Strategi Pengembangan Masyarakat Berbasis Penelitian. Seminar dan workshop ini diikuti oleh para dosen, assisten dosen dan mahasiswa semester akhir selaku pelaksana kegiatan penelitian & pengabdian masyarakat, dengan pembicara Dr. Abdul Muhid, M.Si. praktisi penelitian & pengabdian masyarakat serta Ketua Program Studi S2 Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya.

Dr. Abdul Muhid, M.Si. berpengalman dalam beberapa proyek penelitian & pengabdian masyarakat yang bekerjasama dengan lembaga pemerintah. Dalam acara seminar tersebut, Beliau memperkenalkan salah satu metode baru yang dapat diaplikasikan dalam kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat yaitu Asset Based Community-Driven Development (ABCD). Metode ABCD berupaya memberdayakan masyarakat dengan mengenali aset-aset yang dimilikinya, baik yang bersifat materi maupun imateri, sebagai modal awal untuk mengembangkan masyarakat tersebut. Artinya strategi-strategi pemberdayaan dan pengembangan masyarakat didasarkan atas pemetaan aset-aset lokal yang dimiliki masyarakat, sehingga program-program penelitian & pengabdian masyarakat yang dikembangkan sivitas akademik dapat dengan mudah diterima dan sejalan dengan kebutuhan dan keadaan masyarakat setempat.

seminar abcd

Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 09.30 s.d. 13.30 terbagi dalam dua sesi, sesi pertama penyampaian materi, dan sesi kedua tanya jawab studi kasus. Sekalipun saat itu menjalankan ibadah puasa, namun sama sekali tidak mengurangi semangat dari pembicara untuk menularkan ilmunya kepada para peserta. Lebih-lebih para dosen, asisten dosen dan mahasiswa, sebagai peserta mereka juga antuasias untuk mengikuti penjelasan dan mendalami metode ABCD melalui tanya jawab studi kasus. Semoga dengan kegiatan ini dapat menjadi bekal bagi sivitas akademik STID Al-Hadid Yayasan Al-Kahfi untuk menghasilkan penelitian & pengabdian masyarakat yang berkualitas bagi bangsa.

Read more...

HIMBAUAN UNTUK PENGURUS YAYASAN ALKAHFI DI PUSAT DAN DAERAH TERKAIT ACARA MENYAMBUT HARI KEMERDEKAAN

HIMBAUAN UNTUK PENGURUS YAYASAN ALKAHFI DI PUSAT DAN DAERAH

TERKAIT ACARA MENYAMBUT HARI KEMERDEKAAN

Read more...

Etika Dakwah

  • Published in Berita
  • Written by
  • Wednesday, 02 August 2017 00:16
  • 0

etika dakwah

Read more...

IDUL ADHA: YAYASAN AL-KAHFI BAGIKAN 26.600 PAKET DAGING KURBAN

  • Published in Berita
  • Written by
  • Saturday, 23 September 2017 06:03
  • 0

 

Idul Adha adalah momen agung dimana umat Islam di seluruh dunia mengingat kembali peristiwa Nabi Ibrahim AS dengan putranya Ismail AS. Sebuah momen, dimana kecintaan kepada Allah serta rasionalitas pengorbanan ditampilkan untuk menjadi tauladan. Penyembelihan hewan kurban yang menggantikan Ismail as, diabadikan Allah dalam perayaan Idul Adha ini.

 

Pada hari jum’at, 1 September 2017, dalam rangka perayaan Idul Adha, di kantor pusat Yayasan Al-Kahfi terlihat lalu lalang kesibukan kegiatan pemotongan kurban. Tahun ini terkumpul hewan kurban sebanyak 5 sapi dan 16 kambing yang diperoleh dari donatur dan pengurus yayasan. 1 ekor sapi dan 5 ekor kambing diantaranya, diserahkan dalam bentuk kurban hidup kepada Takmir Masjid “Al-Jihad”, yakni masjid di dekat lingkungan Yayasan Al-Kahfi, pengurus musholla dan pengurus kampung. Sisanya, 4 ekor sapi dan 11 ekor kambing dikelola oleh pengurus yayasan untuk kemudian dipotong dan dikemas dalam paket-paket daging kurban.

Read more...

Yayasan Al-Kahfi Cabang Pekalongan: Tebar Paket Bantuan Kurban di Wilayah Terdampak Musibah Rob

  • Published in Berita
  • Written by
  • Saturday, 23 September 2017 06:02
  • 0

Idul Adha 1438 H di Yayasan Al-Kahfi Cabang Pekalongan tahun ini terasa berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya yang hanya membagikan daging Qurban kepada warga di area sekitar Sekretariat. Dengan tajuk “Berqurban dengan Ikhlas dan Menebar Kebaikan untuk Sesama”, tahun ini Yayasan Al-Kahfi Cabang Pekalongan melebarkan wilayah sasaran hingga ke Bandengan, yaitu salah satu daerah yang terkena musibah Rob. Sejumlah 820 paket daging Qurban dibagikan kepada warga yang membutuhkan di wilayah lingkungan yayasan yakni, Panjang Wetan, Kandang Panjang, Bugisan, dan juga termasuk di lingkungan musibah rob, Bandengan.

Read more...

Tebar Paket Pendidikan Yayasan Al-Kahfi Cabang Bogor Menguatkan Kebersamaan dalam Kebhinekaan melalui Peran Pendidikan

  • Published in Berita
  • Written by
  • Wednesday, 20 September 2017 03:04
  • 0

Dengan didasari semangat mengisi kemerdekaan, Yayasan Al-Kahfi Cabang Bogor membagikan sedikitnya 250 paket bantuan peralatan sekolah kepada siswa-siswi kurang mampu dalam Program Tebar Paket Pendidikan ke Pelosok Bogor pada hari minggu, 27 Agustus 2017.

Dalam sambutan acara yang didukung oleh banyak tokoh pendidikan dan agama ini, Bapak Aris Kristiono, MHI, mewakili Yayasan Al-Kahfi Pusat, menyampaikan bahwa Yayasan Al-kahfi adalah yayasan yang bergerak dalam bidang pendidikan, dakwah, dan kesejahteraan sosial. Kinerja rekan-rekan Yayasan Al-Kahfi Cabang Bogor yang berupaya untuk turun langsung ke masyarakat, khususnya bidang pendidikan anak-anak tidak mampu, layak diapresiasi dan diharapkan dapat memberikan sumbangsih pada kehidupan di masyarakat Indonesia.

Read more...

Yayasan Al-Kahfi Cabang Banyumas Mensyukuri Nikmat Merdeka melalui Program Tebar Paket Pendidikan

  • Published in Berita
  • Written by
  • Wednesday, 20 September 2017 03:02
  • 0

Sebagai wujud rasa syukur atas nikmat kemerdekaan Republik Indonesia, pada hari minggu 20 Agustus 2017, Yayasan Al-Kahfi Cabang Banyumas menyelenggarakan kegiatan Tebar Paket Pendidikan ke Pelosok Banyumas. Pada kegiatan ini, sedikitnya 250 paket bantuan peralatan sekolah berupa seragam, sepatu dan peralatan tulis dibagikan ke sekolah-sekolah di pelosok Kabupaten Banyumas. Bantuan paket pendidikan tersebut selanjutnya akan disalurkan kepada siswa-siswi yatim-piatu dan tidak mampu namun berprestasi di kabupaten Banyumas.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh guru-guru pembimbing dan siswa-siswi penerima bantuan. Beberapa tokoh masyarakat juga tampak turut hadir dan mendukung acara ini. Diantaranya adalah, Bapak Karsono, S.E mewakili Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermasdes), Bapak Bakhtiar, S.H. mewakili Kementerian Agama, serta juga elemen Muspika yaitu; Bapak Sujarwoto, S.H., Camat Purwokerto Timur; AKP Sumadi selaku kanit Intel Polsek Purwokerto Timur; Bapak Kuspriyanto dari Koramil 01 Purwokerto.

Read more...

Semangat Kemerdekaan di Al-Kahfi

 

 Di bulan agustus, gegap gempita kemerdekaan Indonesia dirayakan di seluruh pelosok negeri. 72 tahun lalu, pada tanggal 17, Indonesia memproklamirkan sebagai negara merdeka setelah sebelumnya hidup dalam bayang-bayang kolonialisme dan imperalisme. Berkat jasa para pahlawan pejuang kemerdekaan yang telah berjuang segenap jiwa, kemerdekaan itu kini dapat dirasakan seluruh anak bangsa.

Read more...

METODE DAKWAH SANTUN DAN ILMIAH KUNCI KEBERHASILAN DAKWAH DI KALANGAN PELAJAR

Metode dakwah santun dan ilmiah kunci keberhasilan dakwah di kalangan pelajar merupakan inti gagasan penyampaian K.H. Dr. Syamsul Ma’arif, M.A. dalam seminar yang bertajuk Metode Dakwah di Kalangan Pelajar, yang diselenggarakan STID Al-Hadid Yayasan Al-Kahfi pada hari Jumat, 21 Juli 2017, pukul 14.00 – 16.00. Seminar tersebut diselenggarakan sebagai medium untuk meningkatkan wawasan para dosen, asisten dosen dan mahasiswa mengenai lapangan kerja bidang dakwah, khususnya di kalangan pelajar dan remaja. K.H. Dr. Syamsul Ma’arif, M.A. sendiri selain sebagai seorang akademisi bidang dakwah, juga seorang praktisi yang kaya akan pengalaman dakwah di berbagai kalangan termasuk generasi muda. Hal tersebut salah satunya ditunjukkan dengan posisi Beliau saat ini sebagai Wakil Ketua Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Wakil Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat.

Dalam seminar yang diselenggarakan di Hall Lantai IV Gedung STID Al-Hadid tersebut, K.H. Dr. Syamsul Ma’arif yang juga sebagai Penasehat Yayasan Al-Kahfi DKI Jakarta, tidak hanya memberikan ulasan secara teoritis, tetapi juga banyak memberikan contoh-contoh pengalaman praktis dalam dunia dakwah, dengan gaya komunikasi yang segar dan menarik. Beliau menjelaskan bahwa dakwah santun yang dimaksudkan tidak hanya terkait gaya komunikasi yang disajikan olah dai, tetapi juga bagaimana bisa merebut hati para pelajar dan guru sebagai mitra dakwah. Untuk itu pendekatan yang rasional, dialogis dan menghargai orang lain dalam dakwah perlu dikedepankan. Maka kunci sukses dakwah di kalangan pelajar adalah dengan penyampaian dakwah yang ilmiah, tanpa paksaan, tidak menjelek-jelekkan/menjatuhkan pemikiran yang berbeda, apalagi melakukan fitnah terhadap kelompok dakwah lain yang berbeda.

Dalam kesempatan tersebut, K.H. Dr. Syamsul Ma’arif juga mengapresiasi mahasiswa STID Al-Hadid Yayasan Al-Kahfi yang berani memilih pendidikan dakwah. Sebab menurut beliau profesi tersebut saat ini sangat langka, sementara kebutuhan masyarakat akan tenaga ahli bidang dakwah sangat tinggi. Beliau juga memuji semangat dakwah para lulusan STID Al-Hadid Yayasan Al-Kahfi yang saat ini telah sukses berprofesi dalam dunia dakwah. Seperti mereka yang mengemban tugas dakwah di Ibu kota, meskipun banyak hambatan tetapi akhirnya mampu mengembangkan dakwah di sana. Oleh karenanya beliau berpesan, agar para mahasiswa belajar dengan giat, sebab mereka sudah dinantikan kehadirannya di masyarakat. Seminar Ilmiah bersama K.H. Dr. Syamsul Ma’arif memberikan suatu wawasan baru dan memperkaya pemahaman lapangan dakwah para dosen, asisten dosen dan mahasiswa, sekaligus inspirasi bagi sivitas akademik STID Al-Hadid untuk terus concern dalam dunia dakwah.

seminar metode dakwah dsc08089

Read more...

PERKUAT VISI ISLAM RASIONAL KEBANGSAAN

STID Al-Hadid Yayasan Al-Kahfi kembali menyelenggarakan seminar ilmiah kebangsaan. Seminar kali ini bertajuk, Masa Depan Gerakan Islam Kebangsaan dan Tantangannya, diselenggarakan pada hari Kamis, 27 Juli 2017, mulai pukul 10.00 – 12.00 di Hall Lantai IV Gedung STID Al-Hadid. Seminar ini diikuti oleh jajaran pengurus, dosen, asisten dosen, tenaga kependidikan, staf yayasan dan para mahasiswa. Hadir sebagai pembicara utama dalam seminar tersebut adalah Profesor Masdar Hilmy, S.Ag., M.A., Ph.D. Beliau adalah Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya dalam bidang Ilmu Sosial dan Wakil Direktur Pasca Sarjana UIN Sunan Ampel Surabaya. Gelaran seminar ini tidak lain adalah dalam rangka memperkuat visi Islam Rasional Kebangsaan, yang menjadi identitas dan corak pemikiran Keislaman yang dikembangkan dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi STID Al-Hadid Yayasan Al-Kahfi. Diharapkan dengan visi Islam Rasional Kebangsaan, STID Al-Hadid Yayasan Al-Kahfi akan mampu melahirkan tenaga-tenaga profesional bidang dakwah yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berkarakter modern, ilmiah dan mencintai bangsanya.

Dalam kesempatan pertamanya, Prof. Masdar mengapresiasi apa yang dilakukan oleh civitas akademik STID Al-Hadid untuk menyelenggarakan seminar bertajuk Islam Kebangsaan. Sebab sebagai sebuah pemikiran dan gerakan sosial, Islam Kebangsaan perlu mendapat perhatian lebih dari para akademisi, salah satunya melalui penyelenggaraan seminar semacam ini. Terhadap Islam Rasional Kebangsaan, beliau merasa cocok, bahwa Islam hari ini harus didekati secara rasional dengan tetap mempertahankan nilai-nilai kebangsaan. Lebih lanjut beliau menjelaskan masa depan Islam Kebangsaan dipengaruhi tiga konteks besar, yaitu alam politik Indonesia yang lebih terbuka, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, dan negara yang semakin mengglobal. Pilihan politik Islam Kebangsaan relevan dalam konteks tersebut, bagaimana kita tetap menjadi Islam tanpa meninggalkan kearifan lokal yang dimiliki bangsa ini. Para ulama pendiri bangsa ini, telah memahami bahwa Alquran tidak mewajibkan bentuk negara tertentu, sehingga dapat bersepakat untuk hidup berlandaskan Pancasila dalam naungan NKRI. Oleh karenanya jangan pernah ragu mengambil pilihan Islam Kebangsaan karena itulah yang Islami dalam konteks Keindonesiaan.

seminar islam kebangsaan img 9946

Selain penyajian materi dan tanya jawab, acara seminar juga dimeriahkan dengan sajian hiburan dari grup musik Alkahfinita yang membawakan lagu bernuansa kebangsaan ciptaan Alkahfinita, dengan judul Indonesia Kehormatanku dan Islam Kebangsaan. Melalui sajian materi seminar, memperkuat pemahaman sivitas akademik STID Al-Hadid Yayasan Al-Kahfi dalam pilihan visi Islam Rasional Kebangsaan dan melalui sajian lagu dari AlKahfiNita memperkuat rasa dan semangat untuk terus menegakkan Islam Rasional Kebangsaan.

Read more...

MEMPERKENALKAN ASSET BASED COMMUNITY-DRIVEN DEVELOPMENT (ABCD) SEBAGAI METODE PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT

Sebagai salah satu perguruan tinggi di Indonesia, STID Al-Hadid Yayasan Al-Kahfi terus berupaya meningkatkan kualitas pelaksanaan tri dharma yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Dalam rangka meningkatkan wawasan dan kemampuan penelitian & pengabdian masyarakat, secara berkala diselenggarakan forum peningkatan wawasan, seminar, dan pelatihan metode penelitian & pengabdian masyarakat. Untuk itulah pada hari Kamis, tanggal 15 Juni 2017, bertempat di Hall Lantai IV Gedung STID Al-Hadid, diadakanlah seminar dengan tema Mengenal Metodologi Penelitian Asset Based Communities Development (ABCD) sebagai Strategi Pengembangan Masyarakat Berbasis Penelitian. Seminar dan workshop ini diikuti oleh para dosen, assisten dosen dan mahasiswa semester akhir selaku pelaksana kegiatan penelitian & pengabdian masyarakat, dengan pembicara Dr. Abdul Muhid, M.Si. praktisi penelitian & pengabdian masyarakat serta Ketua Program Studi S2 Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya.

Dr. Abdul Muhid, M.Si. berpengalman dalam beberapa proyek penelitian & pengabdian masyarakat yang bekerjasama dengan lembaga pemerintah. Dalam acara seminar tersebut, Beliau memperkenalkan salah satu metode baru yang dapat diaplikasikan dalam kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat yaitu Asset Based Community-Driven Development (ABCD). Metode ABCD berupaya memberdayakan masyarakat dengan mengenali aset-aset yang dimilikinya, baik yang bersifat materi maupun imateri, sebagai modal awal untuk mengembangkan masyarakat tersebut. Artinya strategi-strategi pemberdayaan dan pengembangan masyarakat didasarkan atas pemetaan aset-aset lokal yang dimiliki masyarakat, sehingga program-program penelitian & pengabdian masyarakat yang dikembangkan sivitas akademik dapat dengan mudah diterima dan sejalan dengan kebutuhan dan keadaan masyarakat setempat.

seminar abcd

Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 09.30 s.d. 13.30 terbagi dalam dua sesi, sesi pertama penyampaian materi, dan sesi kedua tanya jawab studi kasus. Sekalipun saat itu menjalankan ibadah puasa, namun sama sekali tidak mengurangi semangat dari pembicara untuk menularkan ilmunya kepada para peserta. Lebih-lebih para dosen, asisten dosen dan mahasiswa, sebagai peserta mereka juga antuasias untuk mengikuti penjelasan dan mendalami metode ABCD melalui tanya jawab studi kasus. Semoga dengan kegiatan ini dapat menjadi bekal bagi sivitas akademik STID Al-Hadid Yayasan Al-Kahfi untuk menghasilkan penelitian & pengabdian masyarakat yang berkualitas bagi bangsa.

Read more...

HIMBAUAN UNTUK PENGURUS YAYASAN ALKAHFI DI PUSAT DAN DAERAH TERKAIT ACARA MENYAMBUT HARI KEMERDEKAAN

HIMBAUAN UNTUK PENGURUS YAYASAN ALKAHFI DI PUSAT DAN DAERAH

TERKAIT ACARA MENYAMBUT HARI KEMERDEKAAN

Read more...

Etika Dakwah

  • Published in Berita
  • Written by
  • Wednesday, 02 August 2017 00:16
  • 0

etika dakwah

Read more...

Hubungi Kami

  • phone2016-model1

Login or Register

Facebook user?

You can use your Facebook account to sign into our site.

fb iconLog in with Facebook

LOG IN

Register

User Registration
or Cancel